Wednesday, January 9, 2013

Mengatasi Hidung Tersumbat Pada Bayi

Ketika Hidung bayi kita mampet, bayi akan merasa sulit ketika bayi kita bernafas, sulit untuk tidur, dan bahkan saat bayi mau menyusu. sehingga orang tua sering panik ketika hidung bayinya mampet.

Hidung bayi banyak mengandung lendir di umur 0-3 bulan, Udara yang keluar masuk menyebabkan lendir dalam hidung mengering sehingga menyumbat saluran nafas di hidung si bayi. saat itulah hidung bayi tersumbat dan sulit untuk bernafas.


Bunda bisa membantu si bayi mengeluarkan lendir pada hidungnya agar bisa bernafas lega.
berikut beberapa tipsnya..
- Menyedot Ingus
  •  Bunda bisa menggunakan penyedot ingus (nasal aspirator) khusus utnuk bayi.Botol karet kecil dengan ujung plastik untuk penyedot. ada dijual di apotik, gunakan merek khusus untuk bayi ya bun.          
  • Biasakan membersihkan ujung plastik yang akan di masukkan ke  hidung dengan tisu atau kapas yang sudah diberi alkohol 70%
  • Masukkan ke dalam hidung bayi, jangan terlalu dalam ya bun, dan masukkan dengan lembut sehingga tidak terjadi iritasi pada hidung bayi.
- Menggunakan obat tetes NaCl atau larutan garam
  • Teteskan NaCI sekitar 2 tetes ke hidung bayi lakukan secara lembut. Bunda bisa mendapatkan obat tetes NaCI fisiologis 0.9%  (20 ml) di apotik, salah satu merknya Breathy. Fungsinya untuk melancarkan sumbatan hidung dan mengencerkan ingus sehingga mudah di keluarkan.
  • Bunda juga bisa membuat sendiri larutan NaCI dengan cara melarutkan 1/4 sendok teh garam ke dalam 1/2 gelas air hangat dan gunakan pipet untuk meneteskannya. 
  • Apabila ingus sudah encer, lakukan langkah-langkah pertama tadi yaitu menyedot ingus bayi.
- Menekan hidung dan sekitarnya kemudian di bersihkan
  • Bunda juga bisa membantu bayi melegakan pernafasan bayi dengan cara menekan hidung dan sekitarnya, pastinya dilakukan secara lembut dan bersihkan ingus yang keluar. pijatan dapat membantu mengeluarkan ingus bayi.
  • Membersihkan hidung dengan menggunakan cotton bud yang sudah di basahi, jangan dimasukkan terlalu dalam ya bunda.
Sebaiknya Bunda konsultasikan ke dokter apabila bayi tidak merasa lebih baik. :)


No comments:

Post a Comment